Showing posts with label Khusus Warnet. Show all posts
Showing posts with label Khusus Warnet. Show all posts

Monday, July 5, 2010




Ini dia antivirus Smadav versi Pro nya yang 8.2 silahkan download sekaligus patchnya.

Download Smadav Pro 8.2

Download Patch Smadav Pro 8.2

Sunday, June 27, 2010




Kita sering menggunakan wireless untuk koneksi internet, apakah itu dirumah ataupun di tempat umum yang menyediakan fasilitas hotspot. Untuk yang memiliki perangkat wireless sendiri dirumah, mungkin perlu memperhatikan beberapa hal untuk keamanan dari perangkat wireless itu, atau demi kenyamanan penggunaan internet melalui perangkat wireless apakah itu “Access Point” ataukah “ROuter“. Beberapa hal itu diantaranya :

1. Ubah Username dan Password Administator Default
Sebagian besar dari kita terkadang suka lupa atau bahkan beranggapan bahwa username dan password administrator gak perlu diganti, dengan alasan takut ntar suatu saat lupa password, atau beranggapan bahwa tidak ada yang bisa konek ke perangkat wireless ini selain kita atau orang2 yang kita beri akses. Padahal di jaman seperti sekarang ini ada istilah yang sering aku dengar “gak ada yang gak mungkin” maka sebaiknya diubah dengan kenyamanan dan keamanan.

2. Aktifkan Security Wireless (WPA/WEP)
Semua perangkat wireless dilengkapi dengan fitur tersebut, maka lebih baik aktifkan fitur tersebut agar tidak sembarang orang bisa mengakses wireless kita.

3. Ubah Defaul SSID
SSID default dari sebuah perangkat wireless biasanya sama, hal ini ada baiknya kita ubah dan biasanya bisa di ubah melalui menu wireless setiing.

4. Aktifkan MAC Address Filtering
Wireless router menyediakan fitur MAC Address Filtering, hal ini bisa digunakan untuk membatasi perangkat yang bisa terkoneksi ke wireless dengan memberi akses hanya pada perangkat tertentu dengan mendaftarkan macaddress dari perangkat tersebut.

5. Non Aktifkan SSID Broadcast
Dengan meng-nonaktifkan SSID Broadcast, SSID wireless kita tidak akan kelihatan ketika di scan. Dan kita bisa meng-add SSID secara manual.

6. Disable Auto-Connect dari perangkat Wireless
Kebanyakan orang ngeset wireless dengan status auto-connect ke perangkat wireless lainnya, sebaiknya hal ini dihindari agar tidak menimbulkan masalah.

7. Set IP di Perangkat Wireless dengan Static Mode
Dengan ngeset ke static mode maka apabila wireless kita bisa tertembus oleh orang, maka tidak bisa langsung konek karena harus menemukan IP. Dan sebaikn ya pula IP ini tidak menggunakan IP yang umum/lazim.

8. Aktifkan Firewall
Sudah jelas, dengan menambahkan atau mengaktifkan firewall maka kita meningkatkan tingkat keamanan dari perangkat wireless kita.

9. Letakkan Wireless Router atau Access Point di tempat yang aman.
Perangkat Wireless biasanya memiliki range tertentu, maka letakkan dia di tempat yang strategis sehingga hanya menjangkau daerah yang kita inginkan.

10. Matikan Perangkat Wireless ketika tidak digunakan
Ketika perangkat wireless tersebut tidak gunakan, lebih baik kita mematikan perangkat tersebut.



Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si xxxxx, karyawan salah satu perusahaan TI telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy.

Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi pula dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. Dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah komputer di rumahnya, sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu Agung juga memiliki sebuah PDA yang mana terkadang dia perlu akses ke internet dari PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia membangun access point di rumahnya sendiri.

Tetapi masalah selalu saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang dia buat? Jangan-jangan di sebelah rumah ada hacker yang mengintip data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan gratis. Untuk itu melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda.

Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti pula usernamenya)
Jantung dari jaringan Wi-Fi di rumah Anda adalah access point atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu interface yang berbasis web, dimana untuk masuk ke dalam interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password. Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus mengganti password default dari access point Anda. Bahkan bila perlu Anda juga ubah username yang ada.

Aktifkan enkripsi
Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data yang dikirim pada jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda juga menggunakan setting security yang sama seperti yang digunakan pada access point.

Ganti SSID default
Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah “linksys”. Kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda segera setelah Anda menset-up access point.

Aktifkan MAC Address filtering
Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang unik yang dinamakan “physical address” atau MAC address. Access point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC address tipuan untuk mengakali filtering ini.

Matikan broadcast dari SSID
Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya akan membroadcast SSID secara reguler. Fitur ini memang sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya pasti sudah Anda ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi keamanan jaringan Anda.

Berikan alamat IP statis kepada peranti Wi-Fi
Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada acces point dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.

Pikirkan lokasi access point atau router yang aman
Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah sangat berisiko tinggi untuk timbulnya eksplotasi terhadap jaringan nirkabel Anda. Anda harus meletakkan peralatan access point Anda pada daerah sekitar ruang tengah dari rumah Anda. Jangan sekali-kali meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar rumah.
Matikan saja jaringan nirkabel jika sedang tidak digunakan
Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keperluan download data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat berisiko tinggi terhadap eksploitasi.




Warnet bertebaran dimana-mana mau akses internet udah bukan hal yang sulit lagi. suatu hari pas lagi main internet sama temen kok seperti ada yang beda ya. Ternyata yang beda program billing yang dipakai biasanya kebanyakan warnet pakai indobilling la ni warnet pakai PC-man (Warnet management System) wah keliatanya ok ni. Apalagi disitu tertera “selalu gratis” mendengar kata gratis jadi tertarik. Tidak banyak mikir berangkat langsung ke alamatnya di http://pcmanager.co.id

Langsung download, ternyata gak bisa karena harus masukkan ID warnet and pass. Ooo register dulu ya, muncul form lumayan banyak wis tapi gpp isi aja bentar, akhirnya dapat juga ID dan pass trus kembali download masukin ID and pass dan berhasil. biar gak penasaran mulai uji coba gimana programnya wah ternyata makyos gak kalah sama program billing yang berbayar.Jadi buat temen2x yang lagi cari program billing buat warnet tapi yang gratis download sekarang juga di.http://pcmanager.co.id

PC-man merupakan Billing System Warnet dengan beragam fitur yang ditampilkan sehingga memudahkan pemakaian. System billing ini online dengan server PCMan agar fitur-fitur dapat ditambah atau di implementasikan tanpa harus melakukan instalasi ulang. Dengan ini PC-man merupakan Billing system yang selalu Up to Date.

Download di sini

Thursday, June 17, 2010



Belakangan ini sudah banyak para user warnet yang nakal yang sering ngutak atik kompi warnet, ujung-ujungnya yang repot adalah para OP di warnet, kali ini saya mau bahas soal cara "mem blok" penggunaan "anti deep frezze" (software untuk membobol deep frezze).

Pada dasarnya para user "nakal" menggunakan "anti deep frezze" untuk membobol deep frezze agar bisa dengan leluasa mengutak-atik kompi, menghapus data, mengubah settingan kompi dan lain-lain yang pastinya merepotkan OP warnet, awalnya mereka mendisable semua program antivirus agar secara leluasa menginstall "anti deep frezze".

Saya mau kasi satu software yang barusan saya buat (iseng") yang cukup ringan di kompi, yang berguna untuk "mem blok" penggunaan "anti deep frezze" di warnet anda, cara penggunaanya cukup mudah, tunggal download dan install di kompi.

*Software ini di deteksi sebagai virus, tapi sebenarnya software ini tidak merusak kompi anda, "SAYA JAMIN 100%"
*Disable semua program antivirus anda lalu install "Blok Anti Deep Frezze" dan setelah sukses barulah anda mengenable semua program antivirus anda.

Download di sini

Tuesday, June 15, 2010




Windows-based software for WiFi Hotspot billing. Control time and bandwidth usage of wired and wireless laptops without any client software installations. Your customers will be redirected to login page to pay before getting Internet access.

Create instant "Hot Spot" with your own access points, routers and switches - all hardware is supported. Ability to connect multiple hotspots is included without extra fees. Accept credit card payments with over 50 supported payment gateways including PayPal and Authorize.Net.

HotSpot Software Features

-- Windows Compatible
-- Zero Client Administration
-- User Accounts
-- Bandwidth Limit Control (Traffic Shaping Management)
-- Bandwidth Quota Control (Traffic Quota Management)
-- Accept Credit Cards


-- Customize pages displayed in customer browser
-- Different login pages for specific IP or MAC
-- Packet Filter
-- SMTP Roaming
-- URL Filtering
-- URL Tracking
-- MAC Whitelist
-- Web Site Whitelist
-- Reports
-- Activity Log
-- Create Prepaid Tickets
-- Charge Additional Time
-- Charge Additional Bandwidth
-- Taxes
-- Receipts
-- Employee Accounts
-- InfoBox
-- Instant Keywords
-- Multiple Location Support

Download di sini




Program Protector - a utility that allows you to restrict access to any applications installed on the system. The user simply selects the program sets the password to access it, and the next time you run it, a dialog box in which you want and a password. Program Protector supports 256-bit encryption and password length to 20 characters.

Download di sini

atau

Di sini

Saturday, May 15, 2010



Ini adalah trik khusus untuk menguasai seluruh jaringan, trik ini juga bisa di gunakan untuk memantau penyusup dalam suatu jaringan, biasanya trik ini di gunakan untuk menguasai jaringan warnet atau hotspot, bagi pengguna warnet yang ingin menggunakan seluruh bandwidth warnet (agar seluruh kecepatan browsing di kuasai sendiri) kita menggunakan software NETCUT, yang berfungsi untuk memiliki seluruh jaringan dan mengatur jaringan yang ada.

Berikut ini langkah-langkah cara menggunakan NETCUT :

1.Jalankan program NetCut loe, pada kotak yang muncul, klik ScanNet…

2.Akan muncul daftar IP address beserta Hostnamenya, daftar ini adalah orang2 doyan gratisan kayak loe…huahuahua…inilah orang-orang yang akan kita singkirkan

3.Ada sebuah tombol yg menentukan nasib loe dan orang2 di sekitar loe, “Cut Off”…waktu gw mo klik tombol ini, dalam hati gw bukan Cut Off, tapi f**k off…hihihi :D

4.Eits…tunggu dulu, salah satu dari IP yang muncul itu adalah IP loe sendiri, biasanya waktu kita nyambung ke hotspot, IP kita diset secara otomatis oleh jaringan. Nah, untuk mencari tau berapa IP kita (eh…bukan IP indeks prestasi lhooo), bukan command prompt loe, trus ketikkan ipconfig (enter). Trus akan muncul informasi tentang IP address kita, misalkan saja 192.168.1.105 .

5.Untuk membuktikannya, liat di daftar IP (NetCut) tadi, IP loe pasti ada…ya kaaaaan :D

6.Klo sudah, kini saatnya beraksi…pilih IP address yang mo diserang, trus klik f**k off eh…. cut off hihihihi

7.Akan ada suara sumbang “lho…laptop gw kok ga bisa browsing ya…; lho….koneksinya kok mati???tadi bisa ; ah sialan…padahal gw lagi download film Bokep ni… ; mati lampu ya bro???hotpsotnya ga nyala….blablablabla “

8.MIMPI LOE DAH JADI KENYATAAN!!! Tapi ada satu syarat, di sebelah kanan ada tulisan GATEWAY IP, yang itu jangan loe putusin ya…truz IP address loe sendiri jangan diputusin juga, makanya sebelumnya loe sudah harus tau IP loe berapa…

9.Semua koneksi hotspot jadi milik Anda…dan korban2 loe tadi ga bakal bisa nge-net lagi sampai loe klik Resume atau sampai loe nutup program netcutnya…pura2 ga tau dengan mengganti wajah setan dengan wajah Malaikat zzzzzzz

Download NETCUT.



HacKer YanG BaiK teknik ini bukanlah teknik yang fresh di world hacking tapi teknik ini belum basi karena sampai saat ini masih dapat digunakan karena sebagian besar jaringan meggunakan jaringan hub & switch yang tidak terenkripsi.
Mengapa tidak terenkripsi?

* Network Admin sebagian besar adalah orang IT yang specialist dalam membuat program, bukan dalam Network Security
* Bila dienkripsi bandwidth yang dibuthkan akan meningkat dan tentu inet yang sudah lemot ini akan semakin lemot dan akhirnya page error
* Harganya tidak murah untuk memperoleh yang terenkripsi

Perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:

* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.
* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.

Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.

Hacking ini menggunakan teknik:

* Sniffing
* ARP Poison Routing

Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.

Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda

Kelebihan:

* Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya
* Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
* Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
* Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
* Semua programnya free

Kekurangan:

* Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
* Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya

Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:

* Komputer Korban
* Komputer Hacker
* Server

Perbedaan-perbedaan antara jaringan switch dan jaringan hub:
Langkah-langkah pertama:

1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.
2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.
Code:
http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html

Cara Menggunakan WireShark:

* Jalankan program wireshark
* Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)
* Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on
* Klik tombol start
* Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selama anda menekan tombol start
* Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich
* Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa :D)
* Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya

Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.

Cara Menggunakan Cain&Abel:

* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark
* Buka program Cain anda
* Klik pada bagian configure
* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan
* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.
Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.
* Setelah itu apply settingannya dan klik ok
* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri
* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”
* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”
* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana
* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR
* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll
* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda
* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.

Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.

Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)

Wednesday, May 12, 2010




Untuk anda yang mengalami masalah karena menginstall program Deep Freeze pada komputer anda dan anda lupa password deepfreeze-nya bisa menggunakan Program Anti Deep Freeze v0.1. Program ini tidak bekerja Untuk Deep Freeze Enterprise. Anti Deep Freeze v0.1 berjalan untuk Deep Freeze versi 4,5,6.

Cara Penggunaan Anti Deep Freeze v0.1 :

•Buka dan jalankan file ADF-nya.

•Pilih versi deep freeze yg akan di eksekusi.

•Selanjutnya click icon deep freeze di sytem tray icon, click kiri mouse+shift (ada 2,coba semua dan click OK)

•Salah satunya jika di click langsung ke menu utama deep freeze

•Pilih : Boot Thawed

Download di sini.